Apa Sebabnya Sebagian Besar wilayah Jawa Barat Di Beri nama dengan Awalan "Ci" ?
Seperti Yang Kalian Tahu Banyak Sekali Daerah Jawa Barat Yang Menggunakan Nama Dengan awalan "Ci"
Misalnya : Ci-Anjur , Ci-Rebon, Ci-Bereum, Ci- Hideung, Ci-Bodas. Dan masih banyak lagi lainnya.
"Ci" Juga Bukan sama sekali Tirta/Banyu/Apah. Juga bukan berasal dari kata "Cai" (Air).
"Cai" Adalah Cahaya kilatan yang memancar dari permukaan tirta/Banyu/Apah/Air
Tapi "Ci" Menurut Bahasa Sang Se Kerta Yang Berarti "Cahaya"
"Ci" Tersebut Merupakan Istilah Yang berkaitan dengan keberadaan GUNUNG SUNDA PURWA Yang konon dulu adalah gunung api tertinggi dan terbesar di dunia. GUNUNG SUNDA PURWA atau yang sering di sebut
"GUNUNG BATARA GURU" Atau Gunung Sunda Atau Gunung Matahari
Lebih dari 17000. Mdpl. Puncak GUNUNG SUNDA PURWA Selalu berselimut salju dan memancarkan cahaya kemilau yang 'menerangi' daerah sekitarnya. "Ci" Atau "CAHAYA" Dalam Arti Kata Lain Adalah DEWA
Karna DEWA Artinya CAHAYA
Konon Wilayah GUNUNG SUNDA PURWA Adalah Tempat bersayam "Hyang" Dan Arti Nya Sama Dengan MOYANG/EYANG/BIYANG Atau Pun Leluhur.
Oleh Sebeb itu sampai sekarang selalu disebut sebagai wilayah "PA - RA - HYANG" (Tempat Leluhur Bangsa Matahari).
CiBodas (cahaya putih) Adalah Tempat bersemayam Sang Hyang Iswara Terletak di Timur / Purwa (MANG)
CiBeureum (cahaya merah) Adalah Tempat bersemayam Sang Hyang Brahma Terletak di Selatan / Daksina (ANG)
CiHideung (cahaya hitam) Adalah Tempat bersemayam Sang Hyang Wisnu Terletak di Utara / Utara (UNG)
CiBodas + CiBeureum + CiHideung Atau MANG + ANG + UNG
Jika disatu kan jadi Cimaung dan jika MANG + ANG + UNG di ambil aksara depan nya menjadi
"A - U - M"
Atau
"M - A - U"
Maka dari situlah kita mengenal istilah Hari M-A-U (Hari MANG + ANG + UNG)
Di Daerah Jawa Barat (Maung / Harimau) Telah menjadi lambang Sang Hyang Siwa Yaitu Prabu Silih Wangi
Dan Wajib Di Baca Setelah Membaca Artikel Di Atas Menurut Sumber
Amit Ampun Nya Paralun...
Sakur Nu Aya Di Kahyangan
Amit Ampun Nya Paralun...
Kapara Karuhun Di Sabudeur Awun
Kumawatun Mukakeun Turub Mandepun



Anda sedang membaca artikel berjudul

0 Komentar:
Post a Comment
- Biasakan Berkomentar Sehabis Berkunjung Atau Membaca
- Harap Berkomentar Sesuai Dengan Judul Bacaan
- Boleh Membagi Atau Bertukar Link Antar Blogger Atau Hostinger
- Berkomentarlah Layaknya Bahasa yg Sopan Santun
- Harap Menghormati Orang yang berkomentar disini
- Admin Dan Pengunjung Sama
- Untuk Request Silahkan Berkomentar Di Postingan
- Tidak Boleh Berkomentar Tentang Hal-hal Yang Berbau Sex, Porno, Atau Sejenisnya
TERIMA KASIH